Surveilen Hasil Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) IAI Muhammadiyah Bima

Kota Bima, 26 Agustus 2019, Peremajaan bukan hanya tersirat pada sebuah bangunan yang memang sudah waktunya untuk diremajakan, namun sebuah Sumber Daya Manusia dalam sebuah institusi juga perlu dilakukan sebuah peremajaan. Sama halnya dengan Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima, yang dimana pada hari ini kita kedatangan tamu dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk mengadakan sebuah surveilen akreditasi Perguruan Tinggi. Surveilen adalah pengamatan, monitoring, dan evaluasi mendalam terhadap program studi atau institusi perguruan tinggi yang telah diputuskan status dan peringkat akreditasinya. Fungsinya untuk menjaga dan memelihara akuntabilitas sistem dan hasil akreditasi yang diselenggarakan oleh BAN-PT itu sendiri sekaligus citra BAN-PT di hadapan stakeholder.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAI Muhammadiyah Bima, Husnatul Mahmudah, M.Hum., menyampaikan memberikan keterangan bahwa pada kegiatan Surveilens dilakukan dengan beberapa agenda, yakni mulai dari acara pembukaan Surveilens perubahan bentuk yang diawali dengan pembacaan kalam Ilahi yang dikumandangkan oleh mahasiswi progam studi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah sdri Fatimah (Juara 1 MTQ Tingkat Nasional se-Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia), wawancara dengan pimpinan dan tim akreditasi Surveilens perubahan bentuk, wawancara dengan stakeholder, peninjauan sarana dan prasarana dan diakhiri dengan penutupan dan penyerahan berita acara oleh tim asesor ke Rektor IAI Muhammadiyah Bima.

Acara selanjutnya yakni sambutan yang diawali oleh Rektor IAI Muhammadiyah Bima, yakni Syafruddin, M.Pd.I. Beliau mengatakan, acara ini adalah momentum yang sangat luarbiasa, oleh karenanya kita sebagai keluarga besar civitas akademika IAI Muhammadiyah Bima khususnya, agar bisa memanfaatkan acara ini dengan semaksimal mungkin, biar nanti kedepannya Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima bisa lebih maju dan berkah.

Sambutan berikutnya dilanjutkan oleh Prof. Drs. T. Basaruddin, M.Sc., Ph.D. Direktur Eksekutif BAN-PT. Beliau menyatakan, bahwa sebagai bentuk respon dari surat Rektor tetang perubahan STAIM Bima menjadi IAI Muhamamdiyah Bima sehingga salah satu berkahnya saya bisa hadir ditengah-tengah anda.

Selain itu, berkah dari acara ini ada sebuah informasi bahwa bagi PT yang akan berakhir masa akreditasinya, disarankan sebelum berakhir 2020 segera diajukan minimal 7 atau 6 bulan yang akan akreditasi di tahun 2020, karena ada adaptasi instrumen baru. Hal ini dilakukan tidak lain hanyalah untuk memudahkan sebuah keadaan. Semoga Institut Agama Islam Muhammadiyah Bima semakin berkembang dan bermanfaat khususnya bagi lingkungan sekitar. Lanjut Direktur Eksekutif BAN PT.

(zn)