IAIM Bima Sukses Adakan Event Nasional dan Internasional

KOTA BIMA– Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Bima sukses menggelar lomba antar pelajar dan mahasiswa tingkat nasional dan internasional. 

Kegiatan yang dilaksanakan secara online dan ofline ini menggelar 3 cabang mata lomba, yakni keagamaan, sastra dan kesenian. 

Tiga cabang mata lomba itu meliputi bidang tilawatil qur’an, karya tulis ilmiayah, syahril qur’an, konten kreatif, china araby. Termasuk tahfidz qur’an serta pidato Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.

Pada puncak kegiatan, Sabtu (21/5) panitia mengumumkan pemenang lomba sekaligus penyerahan hadiah. Dirangkaikan dengan gebyar bazar, diikuti para finalis dan mahasiswa setempat.

Rektor IAIM Bima Hendra MSi mengatakan, kegiatan ini pertama kali dilaksanakan secara nasional dan internasional.

“Kegiatan berjalan sukses. Itu membuktikan Kampus IAIM memiliki fasilitas dan SDM yang mumpuni,” katanya, Sabtu (21/5).

Tidak hanya meningkatkan kompetensi mahasiswa. Hal terpenting yang ingin dicapai melalui kegiatan ini, sebagai media sosialisasi. Memperkenalkan kampus di kancah internasional.

“Semoga dengan kegiatan ini IAIM Bima lebih dikenal,” harap pria asal Desa Rato, Kecamatan Bolo ini.

Hal serupa disampaikan Ketua Panitia, Irwan SPdi. Kegiatan ini tidak akan sukses tanpa dukungan semua pihak. Terutama Rektor IAIM Bima Hendra MSi dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ihlas. 

Sasaran yang ingin dicapai melalui event ini kata Irwan, untuk memantik semangat pelajar dan mahasiswa agar terus berkompetisi.

“Generasi harus memiliki kecerdasan kompetitif dan komperhensif di semua bidang. Mulai bidang seni, budaya, satra dan lain-lain,” terangnya.

Kegiatan ini kata dia akan dijadikan sebagai agenda tahunan IAIM Bima ke depan. Untuk itu dukungan semua pihak sangat diharapkan.

“Terutama dorongan pihak kampus dan para stakeholder lain,” harapnya.

Sementara itu, untuk minat peserta mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Dari 7 bidang lomba yang gelar diikuti 165 peserta.

“Yang terlihat di sistem ada 650 peserta yang mencari informasi tentang event ini. Hanya saja mereka terlambat daftar,” tandas mantan Qori nasional ini. (sumber : BimaNews.id)