4 Kelompok Peneliti IAI Muhammadiyah Bima Raih Dana Hibah Diktis Kemenag RI Tahun Anggaran 2017

IAI Muhammadiyah Bima Raih Dana Hibah Diktis

Short Course Metodologi Penelitian Budaya Islam / Antropologi-Filologi, Gedung LBSM Parung.

Kota Bima, IAIMBima.- Senin (27/11) Peluang peningkatan mutu perguruan tinggi melalui penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian masyarakat melalui dana hibah yang diprakarsai oleh Subdi Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Diktis Kemenag RI Tahun Anggaran 2017 tidak disia-siakan oleh kelompok peneliti dari Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima.

Pasalnya kelompok peneliti dari perguruan tinggi ini berlomba-lomba mengirimkan naskah proposal terbaik mereka, sehingga pada SK penetapan yang ditandatangani oleh Kasubdit Dr. Muhammad Zain, dinyatakan ada 4 kelompok peneliti dari perguruan tinggi yang beralamat di jalan anggrek no. 16 Ranggo Nae Kota Bima ini yang keterima untuk melanjutkan proposal ke tahap tindak lanjut baik itu meneliti maupun melakukan pengabdian, ungkap Dr. Azhar, M.Pd.B.I selaku Kepala LP2M IAI Muhammadiyah, Senin (27/11).

“Empat kelompok peneliti tersebut meraih dana hibah dalam Kluster yang berbeda setelah melewati dua tahap proses seleksi yaitu decks evaluation (administrasi) dan interview oleh reviewer. Sebenarnya ada lebih dari empat kelompok yang mengajukan tapi hanya empok kelompok peneliti saja yang sampai lolos ke penelitian dan pengabdian”, Ungkap Azhar.

Hal ini tidak terlepas dukungan dari semua unsur pimpinan (Red; Rektor) dan seluruh civitas akademik kampus IAI Muhammadiyah dalam mendorong para dosen untuk menjemput dana hibah dalam menundukung visi misi kampus yaitu menjadi kampus berbasis penelitian.

Empat kluster yang diraih oleh kelompok peneliti; Short Course Budaya Islam (SCBI) diraih oleh kelompok yang diketuai oleh Muhammad Aminullah, M.Hum dan yang bersangkutan telah memulai programnya mulai hari ini sampai durasi 1 bulan kedepan di Kota Bogor Jawa Barat, di Kluster Short Course Community Outreach Wilayah Timur (SCCOT) diraih oleh Kelompok yang diketuai oleh Wahyu Mulyadi, M.Pd.I dan program tersebut diselenggarakan di Wilayah Tengger Jawa Timur dengan durasi 3 minggu. Sementara di Kluster Pengabdian Pemula/Peningkatan Kapasitas (PPP) diraih oleh kelompok yang diketuai oleh Dr. Luthfiyah, M.Ag, dan di Kluster Penelitian Pembinaan/Peningkatan Kapasitas (PPK) diraih oleh kelompok yang diketuai oleh Rafiuddin, MM.

[AZH & ZA]